Senin, 18 Juli 2016

Bunda Musti Tahu. Ini 5 Efek Negatif Konsumsi Gula Berlebih bagi Kulit

Anda pasti menyadari bahwa efek buruk gula bisa membahayakan kesehatan tubuh Anda. Mulai dari obesitas, diabetes, hingga penyakit kanker yang disebabkan oleh gula. Namun tahukah Anda bahwa gula juga bisa membahayakan kesehatan kulit Anda?

INILAH 5 Efek Negatifnya Konsumsi Gula berlebih bagi Kulitmu!
Dilansir dari healthmeup. com dan dikutip merdeka. com, ketika Anda mengonsumsi gula maka tubuh akan cepat mengonversinya menjadi glukosa yang meningkatkan kadar insulin dalam tubuh. Kemudian terjadi inflamasi yang bisa memberikan pengaruh buruk pada kulit seperti berikut ini.

► Peradangan


Gula menyebabkan peradangan dalam tubuh Anda. Kemudian peradangan akan menyebabkan kulit Anda berjerawat, mudah infeksi, serta memerah.

► Keriput


Peradangan ternyata tidak hanya menyebabkan jerawat, namun juga mengakibatkan keriput. Sebab gula akan menyerang kolagen sehat pada kulit dan saat kolagen melemah, maka kulit Anda akan kusam, keriput, dan kering.

► Gula darah tidak seimbang


Gula dalam bentuk apapun mengubah kadar gula darah dalam tubuh. Bila Anda mengonsumsi makanan manis, kadar gula darah Anda meningkat dengan cepat. Tak lama, ketika insulin dilepaskan ke dalam sel Anda, kadar gula darah Anda turun. Penurunan drastis gula darah ini menciptakan stres internal dalam tubuh, yang menyebabkan jerawat dan kulit kusam.

► Kerusakan Radikal bebas


Radikal bebas adalah molekul yang menyebabkan peradangan dan kerusakan sel dalam tubuh. Radikal bebas menyebabkan kerusakan pada sel-sel yang menghasilkan penuaan. Penelitian menunjukkan bahwa makanan manis dan tinggi gula menciptakan radikal bebas dalam tubuh.

► Kulit kering


Gula akan menghisap air dari dalam sel tubuh Anda sehingga menyebabkan kulit kering, bengkak, dan kusam.

Tanpa disadari ternyata gula mampu memberikan efek buruk pada kulit Anda. Oleh karena itu kurangi konsumsi gula Anda agar kesehatan kulit terjaga pada khususnya dan kesehatan seluruh tubuh juga ikut terjaga pada umumnya.