Minggu, 31 Juli 2016

WASPADALAH, Inilah Cara Sukses Setan Mengganggu Orang Shalat

Sahabat semua yang dimuliakan oleh Allah SWT, Setan Mmerupakan makhluk laknatullah yang keberadaannya bertujuan untuk menyesatkan manusia. Bermacam cara dilakukan demi sukses menggoda manusia untuk menjauhi perintah Allah dan ajaran Rasul-Nya. Syetan selalu berusaha keras menggoda manusia agar terjerumus dalam perangkapnya.

Makhluk laknatullah ini akan sangat ketakutan jika manusia menjalankan ibadah kepada Allah. Namun jangan pikir syetan akan meninggalkan manusia begitu saja. Mereka akan terus melakukan tipu daya agar manusia tergoda. Termasuk ketika menjalankan shalat.

Ibadah wajib ini tidak luput dari aksi syetan yang menyesatkan. Beragam cara dilakukan agar manusia tidak khusuk saat beribadah kepada Allah. Sayangnya, golongan ini sering sukses membuat manusia terjerumus gangguannya. Seperti apa? Berikut ringkasannya.

Shalat merupakan salah satu ibadah wajib yang harus dilaksanakan oleh Umat Islam. Selain sebuah kewajiban, shalat dikatakan juga sebagai tiang agama yang tidak boleh ditinggalkan. Maka dari itu, dibutuhkan kekhusyukan ketika menjalankannya.

Akan tetapi, syetan melakukan berbagai tipu daya agar kekhusyukan manusia tersebut terganggu. Dalam sebuah karya yang berjudul Al-Kasyfu wat Tabyin fi Ghuruuril Khalqi Ajma'in, Abu Hamid Al-Ghazali sudah membongkar bermacam-macam bentuk dari tipu daya yang dilakukan oleh syetan kepada manusia ketika ia mereka hendak mendekatkan diri kepada Allah SWT lewat jalan beribadah.

Salah satu bentuk tipu daya tersebut ada, syetan menghinggapkan kepadanya perasaan was-was atau keragu-raguan ketika ada orang yang hendak melaksanakan ibadah kepada Allah SWT, khususnya dalam hal shalat ini.

Perasaan was-was tersebut bisa menimpa siapa saja, tanpa terkecuali seorang alim ulama sekalipun atau orang yang mengerti hukum fiqih sekalipun. Hal ini tentu saja sangat menggangu kekhusyukan seseorang ketika menghadapkan diri kepada Allah SWT.

Menurut Al-Ghazali, perasaan was-was tersebut sering kali menjangkiti manusia ketika mereka hendak membaca niat shalat. Syetan tidak akan membiarkan seseorang untuk berniat menjalankan shalat secara sah. Selain itu, syetan juga akan menggoda manusia dengan perasaan was-was tidak dapat menjumpai shalat jamaah sehingga orang tersebut tertinggal dari kesempatan mengikuti shalat berjamaah.

Sesudah itu, orang yang sedang shalat juga akan mengalami perasan was-was ketika mereka melaksanakan takbiratul ihram. Al-Ghazali mengungkapkan bahwa perasaan was-was ini dapat berakibat sifat bacaan takbir yang semestinya dibaca. Misalnya saja panjangan takbir menjadi berlebihan dari ketentuan karena ia sangat berhati-hati.Rasa was-was saat takbiratul ihram ini juga bisa menyebabkan orang tersebut tidak berkonsentrasi ketika mendengarkan bacaan Al-Fatihah dari imam.

Seorang Imam Al-Ghazali juga mengansumsikan bahwa apabila seseorang dilanda perasaan was-was sepanjang dirinya melaksanakan shalat maka itu mengisyaratkan bahwa ia telah tertipu oleh syetan. Hal ini membuat dirinya juga tidak menyadari bahwa hadirnya hati (khusyu') saat shalat itu ialah sebuah kewajiban.

Menurut Imam Al-Ghazali, penyebab dari perasaan was-was itu dikarenakan orang tersebut memiliki kehati-hatian yang terlalu ekstrem. Dirinya beranggapakan bahwa sikap berhati-hati tersebut aan membuat dirinya lebih baik di sisi Allah SWT. Padahal perasaan tersebut merupakan bisikan syetan yang ingin mengusik kekhusyukan shalat seseorang.

Demikianlah ulasan tentang tipu daya yang dilakukan oleh syetan ketika manusia tengah melaksanakan shalat. Sudah sepatutnya kita senantiasa meminta perlindungan dari Allah SWT agar terhindar dari segala godaan syetan yang menjerumuskan tersebut. [Sumber: infoyunik.com]

Silahkan dibagikan ke teman lainnya agar ikut mengambil manfaat dari informasi ini...